Posted in Internazionale Milan

Mengecewakan, Inter gagal kejar Roma

Pertandingan melawan AS Roma tadi malam memang berakhir imbang. Meski hasil yang cukup bagus mengingat bermain Stadion Olympico, tetap saja rasa saya masih merasa kecewa. Bermain dikandang lawan, Inter mampu menampilkan permainan yang bagus dan memperlihatkan determinasi untuk menekan lawan. Kedua tim saling menekan dan menciptakan beberapa peluang. Pada menit ke 40, Inter nyaris saja kebebolan. Tembakan keras El Sharaawy dari dalam kotak pinalti masih bisa dimentahkan Handanovic…!!! Fiuhh.. Saya cukup takjub dengan penyelamatan tersebut karena jaraknya cukup dekat. [tepuk tangan dan menghela nafas].

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Inter unggul lebih dulu di babak kedua setelah memanfaatkan kesalahan passing di lini tengah Roma. Brozovic yang memegang bola langsung menyodorkan umpan terobosan yang matang ke Ivan Perisic yang berdiri tanpa pengawalan ketat. Dengan sekali sentuh, yang dilanjutkan dengan sepakan mendatar ketiang jauh, Ivan Perisic mampu menaklukan kiper Wojciech Szczesny.. Horaayyyy…!! [bersorak kegirangan ditengah malam]. Meski sudah unggul saya justru merasa khawatir, perasaan malah gak enak.

Kekhawatiran ini mulai muncul setelah Inter cenderung bermain lebih ke belakang. Permainan menjadi lebih bertahan dan berusaha cari aman untuk mempertahankan lini belakang. Tentu saja hal ini dimanfaatkan oleh Roma untuk terus mengurung pertahanan Inter. Saya semakin was was, melihat pertahanan ditekan habis-habisan dan Inter hanya menunggu serangan balik dengan memberikan umpang langsung dari lini belakang ke lini depan. Bukan permainan ini yang saya harapkan.

Handanovic kembali tampil luar biasa malam ini. Dua peluang matang berhasil digagalkan olehnya. Sundulan Edin Dzeko ketiang jauh masih mampu di jangkau. Begitu juga dengan peluang Salah yang melakukan tembakan dari dalam kotak pinalti  masih mampu dimentahkan oleh kiper timnas slovenia.

Kekhawatiran yang saya takutkan itu akhirnya terjadi, Inter kebobolan di menit ke 85. Nyesek.. kemenangan sudah ada didepan mata, hilang begitu saja dimenit-menit akhir. Lini belakang kurang konsentrasi sehingga lengah dalam menjaga pergerakan Radja Nainggolan yang mampu mencetak gol usai mendapat umpan dari Edin Dzeko.

Kecewa?? tentu saja, kegagalan memperoleh poin penuh membuat Inter gagal merapatkan poin dengan AS Roma yang berada diperingkat ketiga. Saat ini Roma mengumpulkan poin 60 sedangkan Inter tetap 55. Dengan sisa delapan pertandingan, Inter diwajibkan menyapu bersih laga selanjutnya untuk mencapai target masuk Liga Champion.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s