Posted in Serba Serbi

Awal Ramadhan dan Awal Syawal 1435 H / 2014

ramadhan1

Kurang lebih 1 bulan lagi kita akan memasuki bulan suci ramadhan 1435 H. Bulan seribu bulan. Umat muslim sedunia akan menjalankan rukun islam yaitu berpuasa.  Hal yang menjadi menarik untuk dibahas adalah kapan awal ramadhan dan awal syawal?  Dalam menetukan awal bulan, kita harus melihat hilal . Terdapat 2 Metodologi untuk menentukan awal bulan qamariah, yaitu pertama , didasarkan pada penglihatan bulan secara fisik (ru’yatul hilal bil fi’ly) dan kedua, metode perhitungan astronomi (hisab). Masing-masing punya dasar yang kuat sebagaimana dapat dibaca dalam artikel.  http://muslim.or.id/ramadhan/menentukan-awal-ramadhan-dengan-hilal-dan-hisab.html 

Beberapa tahun belakangan ini, penentuan awal bulan ramadhan dan awal bulan syawal menjadi topik hangat pembahasan. Terdapat 2 ormas islam terbesar di Indonesia yang melakukan penentuan awal bulan dengan kedua metode diatas, yaitut Nahdatul Ulama (ru’yah) dan Muhammadiyah (hilal). Nahdatul Ulama dalam menetukan awal bulan dilakukan dengan melihat wujud hilal  (artikel terkait). Sehingga dalam menentukan awal bulan dilakukan pada hari antara 28 dan 29. Sedangkan Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab, sudah jauh jauh hari telah menentukan awal bulan. Sehingga awal puasa dan hari lebaran Tahun 2014 sudah ditetapkan oleh Muhammadiyah (artikel terkait). Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa tinggi hilal pada hari jumat (malam sabtu) tanggal 27 Juni 2014, tinggi hilal 0,5 derajat yang artinya tinggi hilal sudah diatas 0 derajat, sehingga secara ilmu astronomi hilal sudah wujud diatas ufuk. Perkembangan ilmu astronomoni saat ini memang sudah memungkinkan kita dapat mengetahui kapan hilal akan muncul.  Akan tetapi meski berdasarkan perhitungan sudah diatas ufuk (0,5 derajat), hilal belum dapat dilihat dengan mata, baik dengan alat teropong sekalipun. Secara perhitungan pula hilal dapat dilihat dengan mata apabila ketinggian diatas 2 derajat. Ormas Islam di Indonesia tidak hanya NU dan Muhammadiyah. Masih banyak ormas -ormas Islam lain yang berkembangan. Untuk memperoleh persamaan dan memperoleh konsensus, Pemerintah mengadakan sidang isbat untuk mengumpulkan seluruh ormas Islam di Indonesia. Tidak heran, sidang isbat hanya ada di Indonesia (artikel terkait) .   Dalam artikel http://ahlinyabusanamuslim.blogspot.com/2013/12/prediksi-awal-puasa-ramadhan-dan-idul-fitri-1435-h-2014-m.html dijelaskan perhitungan sebagai berikut: *)

Awal Ramadhan 1435 H
  • Ijtimak akhir bulan Sya’ban : Jumat, 27 Juni 2014 jam 15.11 WIB
  • Tinggi Hilal malam Sabtu     : 0,50 derajat di atas ufuk
  • Tinggi Hilal malam Ahad      : 11,21 derajat di atas ufuk
Awal Syawal 1435 H
  • Ijtimak akhir bulan Ramadhan : Ahad, 17 Juli 2014 jam 05.42 WIB
  • Tinggi Hilal malam Senin           : 3,55 derajat di atas ufuk
  • Awal Syawal 1435 H                    : Senin, 28 Juli 2014
Dari data diatas pada malam sabtu, ketinggian hilal 0,5 derajat, sehingga seperti yang dijelaskan diatas, Muhammadiyah telah menetukan awal Ramadhan pada hari sabtu tanggal 28 Juni 2014. Pada malam sabtu ini ketinggian hilal masih 0,5 derajat, belum diatas 2 derajat (agar hilal dapat dilihat), penentuan awal ramadhan Nahdatul Ulama kemungkinan hari minggu tanggal 29 Juni 2014 dimana pada malam ahad ketinggian hilal 11,21 derajat (sudah diatas 2 derajat). Penetapan awal ramadhan akan di putuskan setelah melihat hilal, sehingga saat ini belum ada keputusan dari Nahdatul Ulama. Sidang isbat, kita harapkan bisa memberikan solusi agar tidak membingungkan umat.
Berbeda dengan awal ramadhan, penentuan awal syawal jatuh pada tanggal 28 Juli 2014, karena pada malam senin ketinggian hilal sudah 3,55 derajat (sudah diatas 2 derajat) dimana pada pada ketinggian tersebut hilal bisa dilihat dengan mata.
Walloohu a’lam bis-showaab.
*) Hasil Hisab Lajnah Falakiyah Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo Kota Kediri Jawa Timur, dengan berdasarkan Imkanurrukyah untuk lokasi Jakarta (106.82’BT dan 6.18’LS)
dan

artikel lain terkait: http://www.arrahmah.com/ramadhan/penetapan-awal-ramadhan.html

edited

sumber lain pada tanggal 20 Juni 2014

Analisa 1 Ramadhan 1435 H (2014 M) berdasarkan Kriteria Wujudul Hilal (WH), MABIMS dan LAPAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s