Posted in Internazionale Milan

Telunjuk di Bibir Mourinho dan Kemarahan pada Jurnalis

Milan – Jose Mourinho menyuruh “seseorang” diam setelah Inter Milan akhirnya mampu mengalahkan Udinese. Yang lebih seru adalah ketika dia dengan eksplisit menunjukkan kemarahannya pada pers.

Inter menang 1-0 atas Udinese lewat gol sundulan Julio Cruz di masa injury time di stadion Giuseppe Meazza, Minggu (9/11/2008).

Begitu gol tersebut lahir, Mourinho terlihat menempelkan jari telunjuknya ke depan bibir, menghadap ke arah penonton yang berada di belakang bench timnya. Tifosi-kah yang disuruh bungkam oleh pria Portugal itu?

Bukan, katanya, walaupun ketika itu ia mulai mendapat cibiran dan protes dari sebagian Internisti karena tim besutannya belum juga mencetak gol sampai menit ke-90.

“Itu buat salah satu mantan pemainku, Costinha. Dia duduk di bangku penonton. Saya menyuruh dia supaya diam karena dia terus-terusan memanggilku,” seloroh Special One, seperti dikutip Channel4.

Hal kedua, tentang kemarahan Mourinho terhadap pers, ia memperlihatkan ketidaksukaannya pada seorang analisis dari Sky Italia yang bernama Mario Sconcerti, pada pertemuan dengan wartawan pasca pertandingan.

Gara-gara masih saja disodori pertanyaan yang membanding-bandingkan dirinya dengan Roberto Mancini, ia melabrak Sconcerti dengan kalimat-kalimat yang pedas.

“Saya tahu bahwa Anda, Mr. Sconcerti, berteman dengan Mancini dan ini sebabnya Anda memberi saya pertanyaan-pertanyaan ini,” sergah Mourinho.

Ketika Sconcerti mengatakan bahwa dirinya berteman dengan semua pelatih klub-klub Seri A, Mourinho tak surut kemarahannya.

“Anda bukan teman saya. Anda itu seorang wartawan. Kalaupun Anda mengundang saya untuk makan malam, saya takkan datang.”

Mourinho lalu pindah untuk meladeni wawancara dengan stasiun televisi RAI. “Sialnya”, tensi wawancara tidak reda. Ia ngotot berkata ‘tidak benar”, ketika dianggap sebagai pihak pertama yang memancing perbandingan dengan Mancini.

Kali itu rasa jengkel Mourinho dilaporkan tak tertahankan. Di tengah diskusi ia mencopot alat komunikasi di telinganya dan ngeloyor pergi.

Perdebatan tentang Mancini dimulai pada jumpa pers hari Sabtu ketika Mourinho berbicara soal orang yang dia gantikan itu.

“Kalau kita ingin membuat perbandingan yang adil dan jujur, kita harus menempatkan tim saya dengan tim Mancini di musim pertama. Seseorang mengatakan pada saya, dia punya 14 poin setelah 10 pertandingan. Adapun kami memiliki 21 poin, yang mana itu tujuh lebih banyak dibanding Mancini,” papar Mourinho. ( a2s / key )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s